Pengenalan New Normal

Panduan Menjalani New Normal Saat Pandemi Corona

New normal adalah perubahan perilaku atau kebiasaan untuk tetap menjalankan aktivitas seperti biasa namun dengan selalu menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19. Himbauan dari pemerintah ini menganjurkan agar kita bisa hidup “berdampingan” dengan virus yang telah menelan ratusan ribu jiwa di seluruh dunia.

Sejak pandemi COVID-19 muncul, hampir semua orang mengalami kendala untuk menjalani kehidupan normal akibat pembatasan yang perlu dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.

Salah satu kunci sukses dalam menghadapi Covid-19 adalah dengan menerapkan protokol kesehatan dari pemerintah sebagai pola adaptasi perilaku. Perihal tersebut tentu sudah seharusnya untuk diterapkan pula pada sektor pendidikan. DR. Seto Mulyadi, S Psi., M.Si. Yang dikenal dengan Kak Seto telah mendalami bidang psikologi anak. Kak Seto yang juga menjabat sebagai Ketua LSM LPAI memutuskan memang anak harus kembali belajar di sekolah, akan tetapi keputusan tersebut jangan terlalu buru-buru. Perlu dilakukan koordinasi semua pihak terutama dengan pihak KPAI. Dalam masa pandemik Covid-19 ini, sebaiknya bukan hanya memikirkan masalah target kurikulum pendidikan, melainkan juga harus memperhatikan masalah kesehatan dan keselamatan hidup sang anak.“Siswa harus siap mental. Lakukan koordinasi terus menerus melibatkan peran serta orangtua. Perlu kerjasama kedua unsur, harus ada panduan dinas pendidikan.

Nadiem Makarim, B.A., M.B.A. Sebagai menteri dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belum bisa memastikan apakah siswa dapat masuk sekolah kembali pada pertengahan Juli mendatang. Nadiem menjelaskan bahwa pembelajaran tatap muka kemungkinan hanya dibuka di daerah zona hijau dan sebagian daerah memiliki zona kuning dan merah tetap melakukan pembelajaran jarak jauh. Skenario tersebut masih didiskusikan dengan pakar dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Dengan demikian keputusan bukan hanya berdasarkan faktor pendidikan saja tapi dilihat dari aspek penanganan Covid-19 juga. Berdasarkan hal tersebut Nadiem menjelaskan bahwa Kemendikbud masih mencari formula rencana menerapkan pola hidup baru pada masa pandemik Covid-19.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur akan memberlakukan penerapan new normal bagi sekolah di Jawa Timur mulai 12 Juni 2020. Siswa dan orangtua berada di sekolah hanya diminta hadir untuk mengambil rapor. Selain itu, pihak sekolah bekerjasama dengan orangtua dan pelajar akan menyusun perencanaan skema persiapan menuju new normal. Sekaligus simulasi implementasi sekolah new normal dengan menggunakan protokol kesehatan seperti kontrol masker, jaga jarak, menghindari kerumunan.Terdapat berbagai tanggapan pro dan kontra dalam wacana kebijakan Pemerintah Indonesia dibidang pendidikan. Aktivitas belajar telah dilaksanakan kurang lebih dua bulan yang lalu hingga saat ini dilakukan dengan model pembelajaran daring (online) di rumah. Pada saat pemerintah mengumumkan penerapan new normal nanti, maka ada kemungkinan juga akan dirumuskan rancangan new normal dalam bidang pendidikan terutama dunia sekolah dan perkuliahan. Pada saat tersebut para siswa dan mahasiswa harus sigap dalam persiapan implementasi new normal dengan selalu waspada dan taat terhadap kebijakan protokol kesehatan dari pemerintah.